Jumat, 12 Juli 2013

kisi-kisi uas KSI


























Jawab :
1. Pemanfaatan sistem informasi adalah bagaimana cara kita untuk menggunakan atau memanfaatkan penggunaan teknologi informasi yang sudah tersedia melalui sistem-sistem yang canggih, dimana sesuai dengan namanya sistem informasi ini mengandung informasi-informasi yang penting bagi manusia dalam berbagai aspek (tergantung informasi yang terkandung dalam sebuah sistem, misalnya informasi kesehatan, keuangan, dsb) . Dengan adanya sistem informasi, maka akan mempermudah penyaluran, penyebaran informasi sesuai kebutuhan manusia.
Sistem informasi harus ditangani oleh ahli computer, merupakan hal yang benar. Saya setuju, mengapa ? karena seperti yang kita ketahui, informasi sangatlah penting bagi manusia, jadi yang menangani nya juga harus orang-orang yang ahli, tidak semata-mata tahu informasi, namun juga memiliki pengetahuan yang baik, sehingga mampu menjaga kestabilitasan, ketepatan informasi tersebut, dan memastikan kegunaan nya positif bagi manusia.


>>Penjelasan :
Proses dimulai dari pemasukan data, dimana data yang akan diinput dikumpulkan terlebih dahulu (origination), setelah itu baru diinputkan ke sistem. Data yang sudah diinputkan akan diproses oleh processing device (cpu) dan bila perlu dilakukan penyimpanan data (storage). Data yang sudah diolah (diproses) akan menghasilkan output yang berupa informasi yang kemudian akan disalurkan ke pihak / komponen-komponen sistem yang membutuhkan informasi (distribution).

3. Kontrol Data adalah data control yaitu salah satu unit kerja pengolahan data elektronik yang bertanggung jawab memasukkan data, rekonsiliasi, dan menyeimbangkan seluruh transaksi dan distribusi seluruh laporan dari sistem komputer; kontrol data, umumnya, terdiri atas dua hal, yaitu sisi masuk dan sisi keluar.
Macam kontrol data :


4. Sistem merupakan serangkaian elemen yang terkait dan terhubung secara terpadu untuk tujuan tertentu.  Informasi dalam konteks sistem diartikan sebagai hasil olahan data yang digunakan dalam pengambilan keputusan. Jadi sistem informasi adalah serangkaian elemen yang terkait yang dimelakukan pengolahan terhadap data sehingga menghasilkan informasi yang berguna dalam pengambilan keputusan bagi manusia.
 Contoh penerapan sistem informasi :
1. Sistem informasi akuntansi
2. Sistem informasi geografis
3. Sistem informasi kepariwisataan

5. jenis-jenis informasi berdasarkan area fungsional :
1.  Sistem informasi akuntansi
Adalah Sistem informasi yang menyediakan informasi yang dipakai oleh fungsi akuntansi ( departemen atau bagian akuntasi ). Sistem ini mencakup semua transaksi yang berhubungan dengan keuangan dalam perusahaan.
2. Sistem informasi manufaktur
Adalah Sistem informasi yang bekerja sama dengan sistem informasi lain untuk mendukung manajemen perusahaan ( baik dalam hal perencanaan maupun pengendalian ). Dalam menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan produk atau jasa yang dihasilkan perusahaan. Misalnya berupa data bahan mentah, profil vendor baru dan jadwal produksi.
3. Sistem informasi pemasaran
Adalah Sistem informasi yang menyediakan informasi yang dipakai oleh fungsi pemasaran. Misalnya berupa rangkaian penjelasan.
4. Sistem informasi Sumber Daya Manusia
Adalah Sistem informasi yang menyediakan informasi yang dipakaio oleh fungsi personalia. Misalnya berisi informasi gaji, ringkasan pajak dan tunjangan – tunjangan hingga kinerja pegawai.


 
 Penjelasan :
System Development Life Cycle dimulai dari penganalisisan sistem yang ingin dibangun. Dimana dalam tahap ini dilakukan study kelayakan yang menganalisa biaya yang diperlukan, aplikasi serta perangkat keras yang difungsikan dalam sistem. Dan analisis kebutuhan yang menganalisa spesifikasi pasti yang akan digunakan sebagai keluaran, masukan, ruang lingkup pemrosesan, control data, jumlah pemakai dan control terhadap sistem.
Tahap kedua yaitu Desain sistem, setelah melakukan analisa kebutuhan maka pendesainan/perancangan sistem akan dilakukan sesuai dengan analisa kebutuhan yang telah dilakukan. Pertama akan dilakukan perancangan secara logis  (gambaran secara umum) tentang bentuk sistem, kemudian dilanjutkan dengan perancangan fisik sistem yang lebih rinci mencakup basis data, kepemakaian (user), bentuk keluaran serta masukan, rancangan modul, dokumentasi, rancangan kontrol dan konversi.
Tahap ketiga yaitu implementasi sistem, dimana sistem yang sudah dirancang dibuat programnya sedemikia rupa lalu dijalankan. Pada tahap ini dilakukan pengujian terhadap sistem dan konversi sistem.
Tahap terakhir yaitu pemeliharaan sistem, yang berfungsi untuk menjaga, memelihara, mengoreksi serta menyempurnakan sistem yang sudah dibuat, dengan metode preventif, adaptif, korektif dan perfektif.
Setelah keempat tahap ini dijalankan, apabila dalam pengaplikasiannya masih terjadi kekurangan dalam sistem, maka akan dilakukan studi ulang dari saat implementasi, kemudian ke desain, jika belum memuaskan pemakai maka akan kembali ke analisa sistem yang menjurus ke pembuatan sistem baru.

7. Contoh :
Misalnya dalam sebuah aplikasi translate bahasa, dari Indonesia ke bahasa inggris.
Data yang diinputkan berupa kalimat yang langsung diketik melalui keyboard(komputer) kemudian setelah mengalami proses pentransletan maka kalimat yang diinputkan akan menghasilkan keluaran yang  berupa kalimat juga namun telah berbeda bahasa. Informasi yang diperoleh ini, nantinya akan sangat bermanfaat dalam proses pembelajaran berbahasa bagi masyarakat yang membutuhkan.

8. Etika sistem informasi oleh Richard Mason :
1. Privasi
Privasi menyangkut hak individu untuk mempertahankan informasipribadi dari pengaksesan oleh orang lainyang tidak diberi izin unruk melakukannya.
Contoh isu mengenai privasi sehubungan diterapkannya system informasi adalah pada kasus seorang manajer pemasaran yang ingin mengamati e-mail yang dimiliki para bawahannya karena diperkirakan mereka lebih banyak berhubungan dengan e-mail pribadi daripada e-mail para pelanggan. Sekalipun sang manajer dengan kekuasaannya dapat melakukan hal seperti itu, tetapi ia telah melanggarprivasi bawahannya.
Privasi dibedakan menjadi privasi fisik dan privasi informasi (Alter, 2002). Privasi fidik adalah hak seseorang untk mencegah sseseorang yangtidak dikehendaki terhadap waktu, ruang, dan properti (hak milik), sedangkan privasi informasi adalah hak individu untuk menentukan kapan, bagaimana, dan apa saja informasi yang ingin dikomunikasikan dengan pihak lain.
Penggunaan teknologi informasi berkecenderungan membuat pelanggaran terhadap privasi jauh lebih mudah terjadi. Sebagai contoh, para pemakai e-mail sering kali jengkel dengan kiriman-kiriman e-mail yang tak dikehendaki dan berisi informasi yang tidak berguna (junk e-mail).
Di America Derikat, masalah privasi diatur oleh undang-undang privasi. Berkaitan dengan hal ini, maka:
Rekaman-rekaman data tdak boleh digunakan untuk keperluan lain yang bukan merupakan tujuan aslinya tanpa sepengetauhna individu bersangkutan.
Setiap individu memiliki hak untuk melihat datanya sendiri dan membetulkan rekaman-rekaman yang menyangkut dirinya.
2. Akurasi
Akurasi terhadap informasi merupakan factor yang harus dpenuhi oleh sebuah sistem informasi. Ketidak akurasian informasi dapat menimbulkan hal yang mengganggu, merugikan, dan bahkan membahayakan.
Sebuah kasusakibat kesalahan penghapusan nomor keamanan social dialami oleh Edna Rismeller (Alter, 2002, hal.292). Akibatnya, kartu asuransinya tidak bias digunakan bahkan pemerintah menarik kembali cek pension sebesar $672 dari rekening banknya. Kisah lain dialami oleh para penyewa apartemen di Amerika yang karena sesuatu hal pernah bertengkar dengan pemiliki apartemen. Dampaknya, terdapat tanda tidak baik dalam basis data dan halini membuat mereka sulit untuk mendapatkan apartemen lain.
Mengingat data dalam sistem informasi menjadi bahan dalam pengambilan keputusan, keakurasiannya benar-benar harus diperhatikan.
3. Properti
Perlindungan terhadap hak properti yangsedang figalakkan saat ini yaitu dikenaldengan sebutan HAKI(hak atas kekayaan intelektual). Di Amerika Serikat, kekayaan intelektual diatur melalui tiga mekanisme, yaitu hak cipta (copyright), paten, dan rahasia perdagangan (trade secret).
Hak cipta, adalah hak yang dijamin oleh kekuatan hokum yang melarang penduplikasian kekayaanintelektual tanpa seizing pemegangnya. Hak ini mudah untuk didapatkan dan diberikab kepada pemegangnya selamamasa hidup penciptanya plus 70 tahun.
Paten, merupakan bentuk perlindungan terhadap kekayaan intelektual yang paling sulitdidapatkan karena hanyadiberikan pada penemuan-penemuaninovatif dan sangat berguna. Hukum paten memberikanperlindungan selama 20 tahun.
Rahasia perdagangan, hokum rahasia perdagangan melindingi kekayaan intelektual melalui lisensi atau kontrak. Pada lisensi perangkat lunak, seseorang yang menandatanganikontrak menyetujui untuktidak menyalin perangkat lunak tersebut untuk diserahkan kepada oranglain atau dijual.
Masalah kekayaan intelektual merupakan faktor pentingyang perlu diperhatikan dalam sistem informasi untuk menghindari tuntutan dari pihak lain di kemudian hari. Isu pelanggaran kekayaan intelektual yangcukup seru pernah terjadi ketika terdapat gugatan bahwa sistem windows itu meniru sistem Mac. Begitu juga timbul perseteruan ketika muncul perangkat-perangkat lunak lain yang menyerupai spreadsheet Lotus 123. Kasus ini menimbulkan pertanyaan, “Apakah tampilan nuasa dari suatu perangkat lunak memang butuh perlindungan hak cipta?”.
Berkaitan dengan masalah intelektual, banyak masalah yang belum terpecahkan (Zwass, 1998), antara lain:
Pada level apa informasi dapat dianggap sebagai properti?
Apa yang harus membedakan antara satu produk dengan produk lain?
Akankah pekerjaan yang dihasilkan oleh komputer memiliki manusia penciptanya? Jika tidak, lalu hak properti apa yang dilindunginya?
Isu yang juga marak sampai saat ini adalah banyaknya penyali perangkat lunak secara ilegal dengan sebutan pembajakan perangkat lunak (software privacy). Beberapa solusi untuk mengatasi hal ini telah banyak ditawarkan, namun belum memiliki penyelesaian, seperti sebaiknya software – terutana yang bias dijual massak – dijual dengan harga yang relative murah. Solusi yang mengkin bias figunakan untukperusahaan-perusahaan yang memiliki dana yangterbatas untukmemberli perangkat lunak yang tergolong sebagai open source.
4. Akses
Fokus dari masalah akses adalah pada penyediaanakses untuk semua kalangan. Teknologi informasi diharapkan tidak menjadi halangan dalam melakukan pengaksesan terhadap informasi bagi kelompok orang tertentu, tetapi justru untuk mendukung pengaksesan untuk semuapihak. Sebagai contoh, untuk mendukunf pengaksesan informasi Web bagi orang buta, TheProducivity Works (www.prodworks.com) menyediakan Web Broser khusus diberi nama pw WebSpeak. Browser ini memiliki prosesor percakapan dan dapat (Zwass, 1998).

9. contoh super sistem, sistem dan sub sistem  :
1. Super sistem : industry  àsistem : perusahaan à subsistem : manajemen  pemasaran, penjualan.
2. Super sistem : pendidikan à sistem : sekolah à subsistem : pengajar
3. Super sistem : kesehatan à sistem : rumah sakit, puskesmas à subsistem : dokter, perawat.
4. Super sistem : internet à sistem : jaringan à subsistem : komputer

10. kualitas informasi :
1. Akurat : suatu informasi harus mengandung maksud yang jelas dan terbebas dari kesalahan-kesalahan yang menyebabkan kesalah pahaman antara pengirirm dan penerima.
2. Tepat Waktu : informasi yang disampaikan harus diperoleh tepat waktu sehingga menghindari keterlambatan dalam pengambilan keputusan. Karena informasi yang using sudah tidak memiliki nilai lagi.
3. Relevan : informasi harus sesuai dengan tujuan dan bermanfaat bagi penggunanya yang memang membutuhkan.

Rabu, 01 Mei 2013

contoh program perkalian matrik 2x3 dan 3x2 pada c++

#include <iostream.h>
#include <conio.h>
void main (){
int matrikA[2][3],matrikB[3][2],has[2][2];
int i,j;
cout<<"Program Perkalian Matrik 2X3 dengan 3X2\n";
cout<<"\nMasukkan matrik A\n\n";
for(i=0;i<2;i++){
for(j=0;j<3;j++){
cout<<"Masukkan bilangan  baris ke "<<i<<" dan kolom ke "<<j<<" : ";
cin>>matrikA[i][j];
}
cout<<endl;
}
for(i=0;i<2;i++){
for(j=0;j<3;j++){
cout<<matrikA[i][j]<<"\t";
}
cout<<endl;
}
cout<<"\nMasukkan matrik B\n\n";
for(i=0;i<3;i++){
for(j=0;j<2;j++){
cout<<"Masukkan bilangan baris ke "<<i<<" dan kolom ke "<<j<<" : ";
cin>>matrikB[i][j];
}
cout<<endl;
}
cout<<endl;
for(i=0;i<3;i++){
for(j=0;j<2;j++){
cout<<matrikB[i][j]<<"\t";
}
cout<<endl;
}
for(i=0;i<2;i++)
{
for(j=0;j<2;j++)
{
has[i][j]=matrikA[i][0]*matrikB[0][j]+matrikA[i][1]*matrikB[1][j]+matrikA[i][2]*matrikB[2][j];
}
}
cout<<endl;
cout<<"\nHasil :";
for(i=0;i<2;i++){
for(j=0;j<2;j++){
cout<<"\t\t"<<has[i][j];
}
cout<<"\n\n";
}
getch ();
}



Selasa, 26 Maret 2013

Pengendalian


  1. PENGERTIAN PENGENDALIAN
Pengertian pengendalian menurut para ahli
  • GEORGE. R TERRY 
Pengendalian dapat didefinisikan sebagai suatu proses penentuan apa yang harus dicapai yaitu standar, apa yang sedang dilakukan yaitu pelaksanaan, menilai pelaksanaan dan bila perlu melakukan perbaikan-perbaikan sehingga pelaksanaan sesuai dengan rencana yaitu selaras dan standar

Kepemimpinan


  1. PENGERTIAN KEPEMIMPINAN 
  • Menurut Tead; Terry; Hoyt (dalam Kartono, 2003), Pengertian Kepemimpinan yaitu kegiatan atau seni mempengaruhi orang lain agar mau bekerjasama yang didasarkan pada kemampuan orang tersebut untuk membimbing orang lain dalam mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan kelompok. 

Pengawasan

  1. PENGERTIAN DAN FUNGSI PENGAWASAN
A.    PENGERTIAN PENGAWASAN
  • George R. Tery (2006:395) mengartikan pengawasan sebagai mendeterminasi apa yang telah dilaksanakan, maksudnya mengevaluasi prestasi kerja dan apabila perlu, menerapkan tidankan-tindakan korektif sehingga hasil pekerjaan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Pengantar Manajemen Umum

 PENGERTIAN MANAJEMEN

Pengerian Manajemen Menurut Para Ahli
1. Menurut Henry Fayol
Menyebutkan ada lima fungsi manajemen, yaitu merancang, mengorganisir, memerintah, mengordinasi, dan mengendalikan. Sedangkan fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan.

Motivasi


      1.       DEFINISI MOTIVASI
  • Robbins dan Judge (2007) mendefinisikan motivasi sebagai proses yang menjelaskan intensitas, arah dan ketekunan usaha untuk mencapai suatu tujuan.

Selasa, 26 Februari 2013

menu pada borland c++

Menu Pada Borland C++

Menu yang terdapat pada Borland C++ terdiri dari; File, Edit, Search, View, Run, Compile, Debug, Project, Option, Window, Help. Menu tersebut memiliki beberapa sub-menu yang mengikutinya.